Astaghfirullah! Samakan Museum SBY dengan Makam Gusdur, Politisi Demokrat Ini Dihujat

Foto: Twitter

Politisi Demokrat, Rachland Nashidik, mendapat hujatan dan kritikan warganet terkait pernyataanya yang menyinggung keberadaan makam Presiden Keempat RI, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Dia menuding bahwa makam Gus Dur dibiayai Negara.

Hal itu dikatakan Rachland Nashidik lewat cuitan di jejaring Twitter miliknya, Rabu (17/2/2021) sebagai respon keberadaan Museum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Galeri Seni SBY-ANI yang belakangan menuai polemik..

“Ketiga, sebagai pembanding, anda tahu makam Presiden Gus Dur dibangun negara?” tandasnya sembari menyematkan tautan berita.

Pernyataan Rachland Nashidik mendapat respond an hujatan warganet. Salah satu pegiat media sosial, Yusuf Muhammad juga mengkritik pernyataan politisi Demokrat tersebut.

“Pembangunan makam Gus Dur tidak dibiayai oleh negara, melainkan sepenuhnya dibiayai oleh keluarga inti. Yang dibangun negara itu infrastruktur jalan untuk kelancaran akses ziarah, karena setiap hari ada ribuan orang ziarah ke makam alm. Gus Dur”, tulis Yusuf Muhammad di akun twitternya

“Jadi menyamakan pembangunan museum SBY dengan makam Gus Dur, itu seperti melecehkan para santri. Jangan begitulah, Tuhan tidak suka. Kalaupun negara harus bangun infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya, itu sudah menjadi tanggungjawab pemerintah’, tegasnya

Yusuf Muhammad kemudian meminta Rachland Nashidik untuk fokus pada permasalahan partainya saja (Partai Demokrat), karena citranya sudah semakin memburuk.

“Sudahlah, sebaiknya fokus saja dengan persiapkan langkah-langkah konstruktif untuk membenahi citra partai demokrat yang semakin memburuk dan tidak dipercaya masyarakat. Kalau begini caranya, ya semakin blunder. Bisa semakin tenggelam Demokrat karena ulah kader model seperti ini”, tutup Yusuf Muhammad

(Suara Islam)

Loading...