Astaghfirullah! Rendahkan Orang Jawa, Tengku Zul Dilaporkan ke Polisi

Ceramah Tengku Zulkarnain dinilai singgung budaya adat Jawa. (Foto: Twitter)

Tengku Zulkarnain kembali dihujat dan cikecam warganet karena video ceramanyah yang dianggap kontroversial dan merendahkan ustaz dari Jawa.

Dalam sebuah video yang beredar, Tengku Zulkarnain mengungkapkan tentang salah satu kebiasaan dari masyarakat Jawa yang pamit dengan berjalan mundur.

Menurut Tengku Zul, kebiasaan tersebut dinilainya lucu. Bahkan, ia membandingkan kebiasaan itu dengan budaya adat Sumatera.

“Kalau Jawa pulang nampak idung, karena dia mundur jalannya. Biarkan kami ustad-ustad Sumatera dengan gaya Sumatera,” kata Tengku Zulkarnain dalam video ceramahnya itu.

Padahal, Orang Jawa menerapkan budaya jalan mundur ketika pergi, karena untuk menghormati orang lain.
Pengacara Indonesia, Muannas Alaidid, ikut menyampaikan kritik, lantaran dalam ceramahnya Ustaz Tengku Zul menyebut bahwa jika Ustaz Jawa ceramah di Sumatera, jemaah tertidur dan isi ceramahnya cuma level amma ba’du.

Menurut Muannas, ceramah Tengku Zulkarnain terindikasi melanggar pasal 16 juncto Pasar 4 huruf b angka 2 UU nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis serta melanggar pasal 156 KUHP.

Para netizen di Twitter menggaungkan tagar #TengkuZulUstadHoaks, dan menjadi trending topic pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Netizen menilai isi ceramah Tengku Zulkarnain soal adat Jawa tersebut mengandung unsur diskriminasi budaya.

Salah satu pengguna Twitter dengan nama akun Husin Shihab bahkan melaporkan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu ke akun CCIC Kepolisian RI.

“Mohon atensi @CCICPolri untuk segera menciduk Tengku Zulkarnaen karena diduga telah mendiskriminasi budaya adat Jawa,” cuit Husin Shihab.

“Saya lahir di Jawa merasa terhina dengan ledekan Tengku zulkarnaen tersebut! Negara ini akan damai dan harmonis jika orang-orang seperti si Tengku tidak ada,” sambungnya.

Banyak di antaranya yang mengaku kesal dengan penyampaian Tengku Zul yang menyindir budaya adat Jawa itu dan membandingkannya dengan budaya di daerah lain.

Tokoh lain yang  ikut melaporkan Tengku Zul ke polisi adlah Eddy Santri.

“Bismillahirrahmanirrahim, secara pribadi sebagai manusia asli Suku Jawa, hari ini Insha Allah saya melaporkan saudara Ustad Tengku Zul ke polisi terkait ucapan rasisnya. Jika ada yang berani menuduh saya telah mengkriminalisasi ulama, maka saya siap berhadapan dengan orang tersebut,” katanya lewat akun media sosialnya.

Eddy Santri mendapat dukungan warganet untuk melaporkan Tengku Zul

(Suara Islam)

Loading...