Astaghfirullah! Ngotot Temui Bahar Smith, Pengacara Dobrak Pintu Gerbang Lapas Sindur

Massa pendukung Bahar berkerumun di depan Lapas Gunung Sindur, Bogor, Selasa (19/5). Foto: Dok. Istimewa

Bahar Smith dijemput kembali oleh Tim Kemenkum HAM dan aparat kepolisian dari Polres Bogor pada Selasa 19 Mei 2020 dini hari. Bahar dinilai melanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan melakukan ceramah provokatif.

Setelah Bahar masuk sel, puluhan orang mendatangi lapas Gunung Sindur sejak pukul 06.00 WIB. Mereka ingin memastikan keadaan Bahar Smith.

“Iya saya di lapas dari tadi dari pukul 06.00 WIB pagi saya. Nggak bisa masuk untuk dapat menemui beliau. Ini luar biasa ini kejahatan mereka. Saya advokat dilindungi Undang-Undang (UU), saya wajib dampingi klien saya. Kenapa saya nggak boleh masuk,” kata salah satu kuasa hukum Bahar Smith, Ichwan Tuankotta.

Menurut Ichwan, mereka adalah para santri yang ingin mengetahui keadaan Bahar Smith, dan hingga kini belum bisa menemui padahal sudah di lapas sejak pukul 06.00 WIB..

Ichwan menambahkan pintu gerbang lapas sempat dibuka paksa, namun dirinya dan beberapa santri tidak diperkenankan menemui Bahar.

“Tadi kita sempat masuk pintu, sempat kedobrak tadi. Kedobrak (pintu gerbang), massa masuk, ramai. Akhirnya kita nego bolehlah masuk. Tapi tetap nggak bisa ketemu (Bahar),” ungkapnya.

“Enggak, nggak ada bentrok. Hanya gerbang lapas jebol. Ya (gerbang) dibuka paksa,” tambah dia.

Menurut keterangan petugas lapas, Bahar tidak dapat ditemui karena sedang dikarantina.

Ichwan dan para santri memutuskan untuk tetap bertahan di sekitar Lapas Gunung Sindur sampai bisa menemui Bahar.

“Iya saya mau nemuin. Mau memastikan Habib Bahar sehat. Setelah memastikan Habib Bahar sehat, kita pulang semua ini. Saya suruh anak-anak pulang ngapain di sini. Cuma itu doang tapi dari jam 06.00 WIB sampai sekarang, saya tunggu, sampai detik ini, saya belum dapat akses masuk. Belum dapat ketemu Habib Bahar,” tandasnya.

(suaraislam)

Loading...