Astaghfirullah, Israel Tutup Masjid Al-Aqsa

Ilustrasi (Googleimage)

Israel menutup Masjid al-Aqsa dan melarang warga Palestina masuk ke Masjid Al-Aqsha setelah para penjaga masjid al-Aqsa menolak adanya detektor logam dan kamera CCTV dipasang di pintu Masjid al-Aqsa.

Sholat Jumat diadakan di luar Masjid Al-Aqsa.

Israel Sebelumnya mengatakan akan membuka kembali tempat suci di Yerusalem itu secara bertahap pada hari Minggu, setelah adanya serangan yang mematikan dan dikhawatirkan akan memicu kekerasan babak baru.

Untuk pertama kalinya, Israel menutup akses Masjid al-Aqsa pada hari Jumat setelah adanya serangan tiga warga Arab Israel yang melepaskan tembakan dan membunuh dua petugas polisi sebelum akhirnya ditembak mati di dalam kompleks tersebut.

Setelah melakukan konsultasi dengan petugas keamanan, Benjamin Netanyahu mengatakan Masjid al-Aqsa akan dibuka kembali pada hari Minggu sore setelah meningkatkan dan memperketat keamanan, menggunakan detektor logam di gerbang masuk dan tambahan kamera CCTV untuk memastikan tidak ada senjata yang diselundupkan ke dalam lagi.

Baca:

Pada hari Minggu dini hari, pasukan Israel melakukan penyisiran dan mulai memasang detektor. Mengingat banyaknya peziarah yang akan memasuki lokasi tersebut, tindakan ini diharapkan bisa memberikan keamanan.

Tindakan ini membuat Presiden Palestina Mahmoud Abbas melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Netanyahu, ia mengecam serangan tersebut dan meminta agar Masjid al-Aqsa dibuka kembali.

Jordan, penjaga masjid suci, juga menyerukan agar Masjid al-Aqsa dibuka kembali.

Netanyahu bereaksi cepat dan berkata bahwa Masjid al-Aqsa “akan dijaga.” Namun penguasa Hamas Gaza menyebut tindakan tersebut sebagai “perang agama” dan mendesak warga Palestina untuk melakukan lebih banyak serangan lagi.

Minggu pagi, polisi Israel berkata bahwa pasukan keamanan baru-baru ini telah menembak mati seorang penyerang Palestina setelah adanya serangan baku tembak.

Juru Bicara, Micky Rosenfeld, mengatakan bahwa polisi telah melacak tersangka yang berusia 34 tahun dalam operasi gabungan dengan militer. Tersangka melepaskan tembakan dengan senjata otomatis, terjadilah baku tembak dan kemudian dia terbunuh.

(englishalarabiyanet/suaraislam)

Loading...