Astaghfirullah! Gara-gara Label Dicopot Ormas GARIS, Pengungsi Gempa Cianjur Kebocoran Saat Hujan

Atribut label gereja di tenda pengungsian korban gempa bumi Cianjur dicabut oknum anggota ormas. Akibat pencopotan label tersebut, tenda pengungsian korban pun bocor jika hujan turun.

“Berdasarkan informasi warga yang di sana, ada beberapa tenda yang ada rembesan air yang masuk. Namun masih bisa digunakan,” kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan saat dimintai konfirmasi, Selasa (29/11/2022).

Informasi tersebut tersebar lewat video seorang warganet di Twitter. Dalam video tersebut, tampak air hujan merembes dari lubang-lubang bekas label yang dicabut dari tenda tersebut.

Doni mengatakan tenda tersebut masih digunakan warga. Terkait merembesnya air di tenda tersebut, Doni mengatakan para pengungsi menambal tenda.

“Tenda masih digunakan oleh warga pengungsi. Hanya pada saat kondisi hujan saja yang mengalami rembesan air. Upaya warga dengan menambal titik yang bocor,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, polisi menindaklanjuti pencopotan atribut gereja di tenda pengungsian korban gempa Cianjur. Ada lima terduga pelaku yang ditangkap Polres Cianjur.

“Dari kita sudah lakukan klarifikasi dan mengamankan yang bersangkutan, ada lima orang terkait dengan kejadian tersebut,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo dalam keterangan tertulis, seperti dilansir detikJabar, Senin (28/11).

Dia menyebutkan saat ini Polres Cianjur masih mendalami kejadian itu dan melanjutkan pemeriksaan-pemeriksaan. Polda Jabar sangat menyayangkan kejadian itu. Hal seperti itu tak seharusnya terjadi.

“Sekarang sedang dilakukan pendalaman, menyimpulkan kejadian tersebut. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan-pemeriksaan,” tuturnya.

(Suara Islam)

Loading...