Astaghfirullah! Dinilai Tak Paham soal ‘Qiyas’, Wasekjen MUI Tengku Zul Dicibir Warganet

Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain kembali menjadi perbicangan di media setelah memposting cuitan yang mengatakan bahwa Sholat Idul Fitri dan Idul Adha masing-masing dilakukan dengan dua khutbah dan diselingi dengan duduk diqiyaskan dengan khutbah Jum’at.

“Sholat Idul Fithri dan Idul Adh-ha masing2 dilakukan dgn Dua Khutbah dan diselingi dgn duduk, diqiyaskan dgn Khutbah Jum’at. Disepakati oleh Imam Empat Madzhab: Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi’i dan Imam Hambali. Diakui oleh Imam Ibnu Hazm dlm al Muhalla. Selamat menunaikan,” tulis Tengku Zul di akun twitternya.

Cuitan Wasekjen MUI tersebut mendapat banyak respon dan komentar dari warganet, banyak warganet menghujat Tengku Zul, pasalnya sebagai Wasekjen MUI, pengurus papan atas MUI. Dia tidak paham dengan ‘Qiyas’

“Belajar lagi tentang qiyas ngustad, belajar lagi tentang fiqh, ushul fiqh. Yang namanya qiyas itu sebagia sumber hukum ke 4 apabila tidak ada didalam alquran,hadits dan ijtihad ulama. Kalau sholat ied itu sudah ada porsinya. Kalopun di qiyaskan khutbahnya sebelum sholat”, ujar akun @irfanarifin_1

“Idul fitri dan adha termasuk adanya dua khotbah didalamnya ada haditsnya tersendiri, bukan karena diqiyaskan dgn khotbah Jumat. Kalau diqiyaskan pada shalat Jumat maka Khotbah harus sebelum sholat. Tapi dalam konteks idul fitri dan adha khotbahnya dilaksanakan setelah Shalat”, tambah akun @fadiel_PM

Akun @Tano_Make mengkoreksi cuitan Tengku Zul bahwa ada perbedaan khutbah Jum’at dan Sholat Id.

“Maaf, rukunnya sama saja ( tata urutan kutbahnya ) , bedanya kutbah jumat wajib, klu kutbah hari raya sunnah. Mohon koreksinya ustadz klu saya keliru”, tegas akun @Tano_Maske

“Qias itu untuk hal yg tidak/blm ada hukumnya. sholat ‘Ied sudah ada hukumnya, Rasulullah berkali-kali melaksanakan sholat Ied. kalolah ada perbedaan pelaksanaan khotbah (1 khotbah & 2 khatbah) itu namanya ikhtilaf. tp kl diqiyaskan Jum’at kenapa ga sekalian dilakukan sblm sholat?”, @wildanagungs

(Suara Islam)

Loading...