Alhamdulillah Kata Ahok: Pasukan Oranye yang Terseret Banjir Dapat Santunan 140 Juta

Ahok melayat keluarga pasukan oranye yang terseret banjir

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan turut berduka cita kepada keluarga Dennis Nenometa, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang tewas saat menjalankan tugasnya menangani banjir di Jakarta.

Jenazah pria berusia 29 tahun tersebut ditemukan tewas pada Rabu (22/2/2017) pukul 11.45 WIB setelah pihak berwajib melakukan pencarian sekitar 29 jam.

“Saya ucapkan turut berduka cita untuk almarhum. Jenazah baru ditemukan di Kelapa Gading Barat,” katanya, di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Baca: Ya Allah, Ahok Telat Datang ke RPTRA Kalijodo Ternyata Melayat Pasukan Oranye yang Terseret Banjir

Dia menuturkan keluarga korban tidak perlu khawatir karena Dennis telah mempunyai BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, keluarganya akan menerima santunan kematian dari BPJS.

“Nanti ada santunan dari BPJS. Nilainya sekitar Rp100 juta atau Rp140 juta. Saya kurang tahu juga,” imbuhnya.

Bukan itu saja, Ahok memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja kerjas PPSU dan seluruh jajaran Dinas Sumber Daya Air yang telah siaga selama 24 jam membantu warga yang terkena dampak banjir kemarin.

“Terima kasih teman-teman dari tata air dan PPSU. Termasuk pasukan biru semua. Mereka saling bahu membahu dalam penanganan banjir,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, Dennis merupakan Petugas PPSU Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Almarhum tewas tenggelam di Kali Penghubung (PHB) Betik, Rawa Sengon RW 22, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading. Saat ditemukan, Dennis masih menggunakan seragam oranye, dan kondisi terkini tubuh pada jasad korban pun sudah membiru.

(biarnyaho/bisniscom)

Loading...