Ahok Sindir Pedas ‘Para Kadrun’, Tengku Zul Meradang

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Komisaris Utama PT. Pertamina (persero) menjadi ramai diperbicangkan di media sosial.

Salah satu pernyataan Ahok yang kemudian menjadi polemik ialah ketika mengatakan  bahwa dirinya menolak jadi direktur utama karena kalau menjadi menduduki posisi itu akan banyak yang ribut.

Ahok mengatakan bahwa ‘kadrun-kadrun’ tidak akan suka jika dia jadi dirut PT Pertamina.

“Persoalannya kalau saya jadi dirut, ribut. Kadrun-kadrun mau demo, mau bikin gaduh lagi Republik ini,” kata Ahok channel YouTube POIN.

Pernyataan Ahok membuat Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain geram soal kata ‘kadrun’.

Tengku Zul mengatakan Ahok tidak tahu diri. “Ahok sebut kadrun akan demo jika dia jadi Dirut Pertamina. Jika benar dia sebut Kata kadrun sungguh Ahok tidak tahu diri. Ahok, ente diterima tinggal di NKRI saja mestinya sudah syukur. Sadar lah diri.” Tegas Tengku Zul di akun twitternya, Sabtu (19/9).

Tengku Zul menilai, ucapan Ahok tersebut mengandung SARA. Bagi dia, tidak pantas seorang pejabat publik mengeluarkan kalimat yang mendung perpecahan. Dia kemudian menanyakan maksud Ahok menyebut kelompok tertentu sebagai kadrun.

Masalah ‘kadrun’ kemudian menjadi ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet menilai bahwa Tengku Zul tidak perlu geram jika dia tidak merasa bagian ‘Kadrun’.

“Hei panzul dodol kalau lo tidak merasa kadrun ngapain lo mau nantang”,.. Emang lo biang rusuh dinegeri ini dodol…tolong CC in ke si panzul tengik karena aku diblokir dia”, ujar salah satu warganet

“Benarlah berarti julukan kadrun itu paling hina di dunia medsos, sampe ngustad tengkurap pun kebakaran jenggot”, tambah satu warganet

(Suara Islam)

Loading...