Yusuf Muhammad: Aku Malu, Ibadah Kok Merenggut Hak Orang Lain

AKU MALU…..

Ada perkiraan 5 ratusan orang yang mengawal AR ke Polda saat menjalani pemeriksaan terkait kasus Hoax Ratna Sarumpaet.

Beberapa pendukung AR terlihat menjalankan shalat Dzuhur berjamaah di Polda Metro Jaya sepanjang Jalan Jendral Sudirman.
Sholat mereka di jalan raya.

Saya heran melihat tingkah mereka. Saat kampanye di Masjid-masjid. Saat sholat jumat mereka di Monas. Dakwah mereka di sosmed.

Apakah Anda mau melarang? Bukan hak anda melarang mereka karena mereka yang menguasai semuanya.

Saya skedar mengingatkan, di dalam al-Qur’an disebutkan bahwa shalat mencegah perbuatan keji dan munkar (QS: al-‘Ankabut: 45). Apabila tujuan shalat ini terwujud nyata dalam perilaku orang Islam, tentu ini akan memberikan kenyamanan dan ketenangan terhadap orang lain, bukan malah sebaliknya.

Dikarenakan tujuan ibadah baik dan mulia, mestinya pelaksanaan ibadah juga mengindahkan kemaslahatan orang lain. Lakukanlah ibadah sebagaimana mestinya dan usahakan tidak mengusik kenyamanan orang lain.

Wahai saudaraku, janganlah mentang-mentang kalian ingin beribadah, tapi malah menganggu aktifitas orang lain. Bukankah di area dekat tempat kalian gelar aksi itu ada Masjid besar ? Ngapain kalian harus sholat di jalan?

Sungguh aku malu melihat perilaku saudaraku yang seperti itu…

Ibadah memang tidak harus di Masjid, tapi ya jangan mengganggu ketertiban umum, apalagi masih banyak Masjid dan mushollah. Tunaikanlah kewajiban kalian sebagai Hamba Tuhan, tapi jangan merenggut hak para pengguna jalan.

Sumber: FB Yusuf Muhammad

(suaraislam)