Wow! Inilah Cyber Indonesia, Laskar Penumpas Hoaks dan Ujaran Kebencian

Semakin maraknya ujaran kebencian, hate speech dan hoaks oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan kekuasaan dan kelompok radikal saat ini membuat kepolisian kerja lebih keras. Karena ujaran kebencian dan Hoaks menyebabkan kekacauan dan kehancuran sebuah negara contoh jelas adalah Suriah, Libya dll.

Tokoh media sosial Permadi Heddy Setya (alias Ustadz Abu Janda) memberikan apresiasinya kepada Cyber Indonesia yang telah membantu pemerintah dan kepolisian membendung ujaran kebencian, hoaks saat ini. Cyber Indonesia laskar penumpas hoaks dan ujaran Kebencian demi keamanan NKRI.

Bahaya terbesar yang dihadapi bangsa ini adalah HOAX berunsur SARA di media sosial, karena bisa bikin bangsa bacok-bacokan.

Jangan anggap remeh HOAX. Suriah perang saudara selama 6 tahun 500 ribu orang tewas akibat HOAX hasutan permusuhan terhadap negara yang disebar pemberontak

Makanya aparat gerak cepat membasmi pasukan HOAX Muslim Cyber Army untuk mencegah disintegrasi bangsa sebelum terlambat. Tapi aparat kewalahan, 1-2 kremi Muslim Cyber Army dicyduk, puluhan akun MCA baru lahir menebar HOAX.

Aparat butuh partisipasi kita warganet untuk berperan aktif minimal ikut monitor, screen shot barbuk (barang bukti), copy LINK URL akun yang posting, serahkan pada Cyber Crime POLRI agar cepat ditindak.

DUO SAMURAI NKRI

Karena kepedulian ini, dua advokat muda Habib Muannas Alaidid dan Jack Lapian membentuk CYBER INDONESIA sebagai mitra Cyber Crime POLRI bantu-bantu meringankan beban aparat.

Tidak ada agenda pribadi Bib Muannas dan bang Jack melakukan ini kecuali karena tulus prihatin oleh HOAX masif yang mengancam keselamatan bangsa.

Selain Jonru Ginting yang sudah merasakan ketajaman sabetan DUO SAMURAI NKRI ini adalah Ibhas Taruno Kiswotomo yang tebar HOAX ajakan MAKAR dan hina Kiai Sepuh NU Mbah Maimoen Zubair.

Tampaknya ke depan akan lebih banyak lagi yang bakal kena sabetan duo samurai, tak peduli anda siapa, anda ngehoak, siap-siap merasakan tajamnya pedang CYBER INDONESIA. Bahkan Upin Upin sekalipun, tunggu tanggal mainnya.

Sumber: Akun Fanpage Facebook Permadi Arya

(salafynews/suaraislam)