Waspadai Narasi Provokatif Setelah Aksi Rusuh Tadi Malam

Kalau dilihat dari berita tentang kerusuhan malam ini, bisa dilihat:

1. massa pendemo shift 1 yang demo koar-koar selesai lalu bergerak bubar.
2. setelah shift 1 bubar kemudian digantikan shift 2 dengan massa yang berbeda.
3. massa shift 2 ini yang kemudian memprovokasi polisi dengan berusaha menerobos barikade kawat berduri.
4. polisi masih berusaha persuasif, namun massa pendemo terus memprovokasi polisi.

5. polisi berusaha membubarkan lalu terjadi bentrok.
6. massa mulai melempari polisi dengan batu dan PETASAN. (petasan ndadak beli?)
7. polisi menangkapi massa demo yang membuat massa kabur ke arah Tanah Abang.
8. seruan polisi tak diindahkan dan justru massa melempari merek dengan molotov.
—–
Jadi kalau dilihat dari kejadian tersebut maka bisa dikatakan sudah ada settingan aksi. Logistik macam petasan dan molotov sudah disiapkan berikut jalur pelariannya menuju Tanah Abang.

Kini narasi yang dihembuskan oleh kubu pendemo adalah bahwa polisi menembaki mereka di dalam masjid. Ada juga yang menyebarkan isu bahwa ada pendemo yang tertembak.

Narasi-narasi mereka sebentar lagi akan muncul di WAG dan timeline kalian. Narasi tentang massa yang ditembak dan masjid ditembaki.

Sudah bisa ditebak bagaimana skenario dari aksi malam ini adalah untuk mendelegitimasi polisi dan membenturkannya dengan unmat Islam.

Waspada….tipikal bagaimana suriah dulu dibakar. [dutaislam.com/gg]

Source:Sunandi

(dutaislam/suaraislam)