Viral, Pembimbing Umrah Bacakan Pancasila saat Ibadah Sai

72

Seorang pembimbing umrah sedang ramai diperbincangkan publik, lantaran video unggahannya sedang menuntun jemaah membacakan Pancasila di tengah-tengah ibadah sai viral di media sosial. Sai adalah salah satu rukun umrah yakni berlari kecil dari Bukit Safa ke Bukit Marwah, sebanyak 7 kali sejauh 3,5 km.

Pembimbing umrah tersebut diketahui bernama Said Humaidy Aba Nick. Ia membagikan video tersebut dalam akun Facebook miliknya, pada Sabtu (10/2) lalu, yang dilengkapi keterangan foto bertuliskan, “Putaran ketiga, sai pada waktu umrah kedua. 10 Februari 2018. Semoga menjadi umrah yang mabrur. Amiiin..99x. InsyaAllah. Dan Mohon maaf bila dulur-dulur tidak berkenan atas video niki. Kulo punya makna tersendiri pada Pancasila”.

Dalam unggahan tersebut, tampak Said Humaidy yang sedang menuntun jemaahnya menjalankan sai sambil membacakan doa. Namun di sela-sela doa tersebut, tepatnya saat putaran ketiga, ia menyelipkan bacaan Pancasila, yang juga diikuti oleh para jemaahnya.

Video yang diunggahnya itu langsung viral di media sosial, bahkan hingga saat ini sudah diputar sebanyak 11 ribu kali oleh warganet. Tak hanya itu, unggahan tersebut juga mendapat berbagai komentar dari warganet.

“Mungkin maksud beliau mendoakan isi poin-poin dalam Pancasila,” komentar @JelouseNeveral.

“Kenapa tidak sekalian baca pembukaan UUD 1945 biar greget,” komentar @RizaldiIlman.
“Selamat pak, Anda terkenal seantero nusantara. Mohon aktifkan hp Anda selalu, manatau diundang makan siang ke istana,” komentar @AfifuddinWarta.

Selain warganet, mantan ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga turut menanggapi video tersebut, melalui akun Twitter resminya.

“Hahaha. Pagi-pagi setelah salat subuh di Singkawang melihat ini jadi tertawa ngakak. Saya yakin itu hoax, hanya dubbing. Tapi lumayanlah untuk menyindir kita,” tulis @mohmahfudmd, Minggu (11/2).

Meski begitu, Said Humaidy menjelaskan dalam keterangan foto bahwa ia melakukan hal tersebut karena Pancasila memiliki makna tersendiri baginya.

Kumparan sudah menghubungi Said melalui pesan Facebook, namun belum mendapat balasan.

(kumparan/suaraislam)