Viral, Foto-foto Penyiksaan Tahanan Politik Turki oleh Rejim Erdogan

335
Militer Turki

Otoritas Keamanan Turki menangkap warga desa di kota Van, dengan dalih bahwa mereka adalah teroris, kemudian mereka mempublikasikan foto-foto penyiksaan mereka, dan menggantung mereka karena ” dianggap bersalah” atas aktivitas itu.

Insiden itu dimulai ketika pasukan keamanan menangkap empat orang atas tuduhan keterlibatan dalam serangan kota Van, wilayah Tenggara Turki. Direktorat Keamanan kota “Jivash” mencatat bahwa para tersangka adalah: Jamal Aslan, 53, dan Khalil Aslan 50 tahun, dan Abdul Salam Aslan 35 tahun dan orang lagi belum teridentifikasi.

Pihak berwenang mengatakan bahwa tersangka sudah mengakui keterlibatan mereka dalam serangan di Direktorat Keamanan, tapi publik melihat dari gambar-gambar yang dirilis, Negara melakukan penyiksaan, dan ini menjadi bencana besar karena Negara mengakui adanya insiden itu, meskipun para tahanan tidak memiliki keterkaitan dengan serangan teroris disebutkan, mereka hanyalah warga desa yang sedang bercocok tanam di daerah pertanian pedesaan.

Foto-foto Penyiksaan Tahanan Politik Turki oleh Rejim Erdogan

Meskipun para tahanan itu dianggap bersalah, faktanya pihak berwenang tidak melakukan penyelidikan terhadap para warga yang tidak bersalah, mereka menyiksa penduduk desa untuk mendapatkan pengakuan dari mulut mereka. Ini mengungkap sebuah fakta bagaimana Pihak Otoritas Keamanan Turki memperlakukan warga desa yang tidak bersalah.

Menurut para pengamat, pengakuan formal dari praktik penyiksaan terhadap orang yang dituduh atau tidak bersalah di dalam penjara dan pusat keamanan, berdasarkan dalih negara dalam keadaan darurat dan ada upaya kudeta yang gagal sebagaimana diumumkan oleh pemerintah dan disetujui oleh Presiden.

(zamanarabiccom/suaraislam)