Terungkap! Terduga Teroris Solo yang Ditangkap Densus 88 Pernah Diciduk Juga Saat Mahasiswa

Ilustrasi Tim Densus 88 Antiteror( foto: Istimewa)

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris berinisial AR di Genengan, Jebres, Solo, Jumat (16/8) lalu. AR ditangkap terkait bantuan dana dan pembuatan dokumen palsu jaringan ISIS.

Sebelum ditangkap Jumat lalu, AR dikabarkan juga pernah diciduk Densus 88 saat masih berstatus mahasiswa pada tahun 2010.

Kala itu dia diciduk karena kedapatan ikut menyebarkan video pelatihan teroris ala militer di Aceh melalui internet. Dia mendapatkan video yang tersimpan dalam cakram digital tersebut dari salah satu temannya kemudian mengunggahnya di internet.

“AR memang pernah ditangkap saat masih mahasiswa oleh Densus. Tapi saya enggak tahu kelanjutannya bagaimana soalnya sudah keluar,” kata salah satu tetangga AR, Ari, kepada wartawan, Jumat (16/8).

Saat itu, sambungnya, AR ditangkap bersama kakak kandungnya, Abdul Rohman, yang juga kuliah di kampus yang sama. “Tapi Rohman akhirnya dilepaskan karena tidak terbukti terlibat,” Ari berujar.

AR selanjutnya menjalani proses hukum hingga harus menjalani vonis pengadilan. Namun, Ari mengaku tidak ingat kapan AR keluar dari penjara.

(damailahindonesiaku/suaraislam)