Surat Terbuka Netizen kepada Mahasiswa UIR yang Sok Jadi Pahlawan

Berikut tulisan netizen, Dion Fajar yang muak dengan tingkah laku mahasiswa UIR yang mendemo dan membakar pocong yang diberi nama jokowi, namun mereka acuh bahkan tak perduli dengan 3 gubernur mereka yang terciduk KPK karena masalah korupsi.

Teruntuk mahasiswa Universitas Islam Riau pembakar pocong yang diberi nama orang : Jokowi.

Orang itu yang berhasil menguasai Blok Rokan setelah 47 tahun dikuasai Chevron. Supaya harga premium motormu ke kampus tidak melambung.

Orang itu yang berhasil mengurangi kebakaran hutan di Riau sehingga kau dan dosenmu tidak lagi sakit pernafasan juga agar pemimpinmu tidak perlu lagi minta maaf kepada Singapura dan Malaysia seperti tahun 2013

Orang itu yang sedang menyelesaikan Tol Padang Pekan Baru sepanjang 254,8 km. Agar perjalanan mu mudik ke Sumatera Barat menjadi nyaman. Yang nyaman bukan saja kau tapi -gajah-gajah yang melintas di underpassnya. O iya, engkau juga bisa bertolak ke Dumai dengan tol yang sama sekarang.

Orang itu yang mengebut pembangunan waduk Sei Gong dan Rokan Kiri untuk pengairan sawah petani. Agar nasi yang kau makan di kos-kos-an mu tetap tersedia dengan harga terjangkau.

Orang itu yang akan memberimu rel yang menyusuri Dumai, Pekan Baru dan Bagan Batu. Sensasi naik kereta api untuk yang pertama kali di provinsimu, bukan?

Sementara

Orang-orang yang bernama Saleh Djazit, Rusli Zainal dan Anas Maamun, tidak sekalipun kau sentuh meski ketiga gubernurmu itu secara estafet diciduk KPK. Jangankan kau bakar pocong mereka. Mendemo mereka ajah mungkin belum pernah didengar kabarnya. Padahal puluhan milyar uang rakyat di tanah kelahiran mu dikorup mereka dan kau hanya diam

Jadi saya berharap, agar kau belajar yang rajin. Meski ini semester terakhirmu, tetaplah jadi mahasiswa abadi karena masih terbuka kesempatan membakar pocong Jokowi kembali hingga 2024.

Sumber: FB Dion Fajar

(suaraislam)