Singgung Cerita Nabi Yusuf, Guntur Romli: Sandiaga Uno Arogan, Merasa Lebih Hebat dari Nabi

Sandiaga Uno, Cawapres 02 menyinggung kisah Nabi Yusuf saat membahas masalah ekonomi di Indonesia. Menurut Mohamad Guntur Romli, Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), ada arogansi di ucapan Sandiaga Uno, yang merasa lebih hebat dari seorang Nabi. Dalam mengatasi krisis, Nabi Yusuf memerlukan waktu 7 tahun, tapi Sandi mengaku cukup 3 tahun.

“Kalau Nabi Yusuf butuh waktu 7 tahun untuk mengatasi krisis. Insya Allah, saya dengan pak Prabowo cukup tiga tahun untuk memulihkan perekonomian Indonesia,” kata Sandiaga Uno saat menghadiri Dialog Ekonomi dan Entrepreuner di Surabaya, Selasa (4/12/2018) malam.

“Ini arogansi Sandi, merasa lebih hebat dari seorang nabi. Dalam mengatasi krisis, Nabi Yusuf memerlukan waktu 7 tahun, tapi Sandi mengaku bersama Prabowo bisa mengatasi 3 tahun, arogan!” Tegas Guntur Romli.

Selain itu Guntur Romli juga mempertanyakan jenis krisis yang dimaksud Sandiaga Uno.

“Soal krisis, itu propaganda kebohongan Sandi, tidak ada krisis di negeri ini, khususnya krisis ekonomi dan kewirausahaan, ekonomi kita tumbuh dengan baik, inflasi rendah, harga-harga sembako terjaga, Pak Jokowi peduli pada UMKM dengan pelbagai bantuan modal dan fasilitas lainnya,” tutur Guntur Romli yang juga Caleg DPR RI PSI untuk Jatim III (Situbondo Bondowoso Banyuwangi).

Menurut pria yang dikenal dengan alm Gus Dur ini yang ada krisis justeru di kejujuran Sandiaga Uno.

“Yang krisis itu justeru ada di pihak Sandiaga Uno, krisis kejujuran, coba baca laporan perkembangan kekayaan dia, harta dia melonjak 1.2 triliun dalam 2 tahun, kalau negeri ini krisis, tidak masuk akal harta dia semakin melangit, jadi Sandi krisis kejujuran untuk mengakui keberhasilan pemerintahan Jokowi” pungkas Guntur Romli.

(suaraislam)