Sekjen PA 212 Ditahan, Guntur Romli: Selamat Menempuh Hidup Baru di Tahanan!

Foto; Istimewa

Sekjen PA 212 Bernard Abdul Jabbar telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penculikan dan penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Setelah pemeriksaan intensif, siang ini polisi menahan Bernard.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, selain Bernard, polisi hari ini menahan tersangka F alias Fery.

“Hari ini ada tambahan 2, yaitu inisial BD (Bernard, red) dan F (Fery, red). Kemarin kita sudah lakukan penetapan tersangka dan hari ini lakukan penahanan,” kata Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Apartemen Robinson, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019).

Dengan bertambahnya nama Bernard dan Feri dalam daftar tersangka, total saat ini sudah ada 13 orang yang menjadi tersangka. Dari 13 orang itu, satu di antaranya tidak ditahan polisi.

“Jadi untuk perkembangan hari ini bahwa dari Polda Metro Jaya sudah menetapkan 13 tersangka dan 12 dilakukan penahanan, yang satu tidak (ditahan) karena sakit,” jelas Argo.

Argo menjelaskan Bernard diduga ikut terlibat dalam penganiayaan terhadap Ninoy.

“Dia ada di lokasi dan dia ikut mengintimidasi daripada korban,” ucapnya.

Selain itu, Bernard ditetapkan sebagai tersangka karena ikut menyebarkan video Ninoy Karundeng saat diinterogasi. Bernard juga turut menginterogasi Ninoy saat itu.

“Kalau UU ITE ikut nggak kira-kira? Jadi dia yang menyebarkan, ada juga mengajak dan untuk yang tersangka BD (Bernard) itu selain ada lokasi itu, kemudian dia juga ikut interogasi dan juga ikut mengintimidasi korban,” jelasnya.

Penahanan Bernard mendapat tanggapan dari Politisi PSI Guntur Romli melalui cuitan di akun twitternya. Politisi PSI tersebut mengucapkan selamat kepada Bernard atas tempat barunya: “Selamat menempuh hidup baru di dalam tahanan”.

Cuitan Guntur Romli mendapat tanggapan dari netizen.

Sumber: Detik.com

(suaraislam)