Saat Kalimat Tauhid Hanya Kedok

Ketika elite politik berkedok bela tauhid menunggangi aksi damai massa demi tercapai nafsu bejad politiknya, tauhidpun tidak ada derajatnya, hanya di sejajarkan dengan kakinya yang penuh ambisi untuk menginjak leher lawan politiknya yang plonga plongo saja ketika di katakan banci oleh habib blonde kesurupan setan.

Karena ambisi politik habib cucu nabipun bertingkah abu jahal
Karena ambisi politik musisi papan ataspun nyungsep menjadi pelaku ujaran kebencian

Karena ambisi politik bakul obatpun di ulamakan
Karena ambisi politik tokoh negarawan hilang kenegarawanannya.

“Para preman itu akan menjadi gelandangan politik selamanya”.
Yang berkata demikian jasadnya sudah terkubur dalam bumi, tapi kalian yang masih hidup di atas bumi justru memperjelas ucapan sang guru bangsa, bahwa negeri ini banyak premannya.

Sumber : Status Facebook Agus Salim

(redaksiindonesia/suaraislam)