Polisi Dalami Hubungan Hermawan Susanto dengan Kelompok Poso

Barang milik pelaku pengancam Jokowi. ©2019 Merdeka.com/Ronald

Penyidik Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mendalami ucapan tersangka Hermawan Susanto alias HS (25) yang akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo ( Jokowi). Dalam video yang tersebar di media massa, HS mengaku berasal dari Poso, Sulawesi Tengah.

Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi, mengatakan pihaknya masih mendalami hubungan HS dengan kelompok di Poso. Meskipun diketahui HS berdomisili di Palmerah, Jakarta Barat.

“Masih didalami (hubungan dengan kelompok Poso),” ujar Ade di Polda Metro Jaya, Senin (13/5).

Sementara untuk motif dari pelaku, polisi masih melakukan interogasi secara mendalam terhadap HS.

“Saat ini masih dilakukan pendalaman untuk motif dan latar belakangnya,” kata Ade.

Sebelumnya, beredar sebuah rekaman video memperlihatkan seorang wanita berdemo di depan Kantor Bawaslu pada Jumat (11/5) kemarin. Dalam video berdurasi 1.34 detik yang diterima merdeka.com, terlihat lelaki berjaket cokelat dan berpeci menyerukan supaya memenggal kepala Presiden Joko Widodo.

“Poso siap penggal kepala pak Jokowi,” kata pria tersebut dalam video.

(merdeka.com/suaraislam)