Membungkam Para Penyinyir Gus Yahya dalam Forum Global di Yerussalem

Seorang Netizen, Lutfi Bakhtiyar membungkam para penyinyir Gus Yahya karena melakukan pertemuan dengan Yayasan Yahudi di Israel.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Yahya berpidato tentang pentingnya perdamaian Israel-palestina.

Berikut postingan Lutfi Bakhtiyar yang membungkam para penyinyir Gus Yahya :

Palestina Kecewa !

Pengamat politik Timur Tengah Abdul Muta’ali menyayangkan pertemuan Yahya Cholil Staquf dengan Yayasan Yahudi di Israel pada Ahad (10/6) waktu setempat. Menurut Muta’ali, Staquf secara langsung atau tidak langsung telah merusak jalan diplomasi erat yang telah digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Republika, 12 Juni 2018).

Tapi saya kira nyinyirnya Republika (and friends) itu wajar karena tidak mengenal konsep “tabayyun.” Lha wong di kalangan NU sendiri juga banyak yang begitu. Mungkin saja yang bersangkutan memang NU jadi-jadian atau pun NU garis bablas.

Karena sebenarnya, Islam pemarah, ghodob-ekslusive tidak lain untuk menutupi kekuper-duperannya!

Padahal, kedatangan Gus Yahya, isinya hanya ngalor ngidul tentang perdamaian antara Muslim-Yahudi yang bikin adem.

Dari pada ngotot-ngototan, mending sayang-sayangan.

Lha wong saya tahu kok, ngototnya Sampeyan karena Gus Yahya itu orangnya Jokowi. Andai yang dapat undangan ICFR itu Mbah Mien atau Babang Rijieq, sudah pasti hebohnya ke mana-mana.

Mungkin beritanya akan menjadi, “Pimpinan ICFR mendapatkan hidayah…!”

Dan dari mana ke mana Gus Yahya akan mengangkat nama Indonesia sebagai Islam moderat, setelah kemari di “smack” umroh politik ke tempat buron.

Tobat dah…..biar diberikan jalan tol yang lurus.

Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10212314297148714&id=1117673302

(Suaraislam)