Kisah Lucu Santri Gus Dur, Anak Papua dan Anjing

Kang Abdul Wahab Santri asli Tegal yang juga seorang Gusdurian bertugas dakwah di Papua diminta Jacobus, anak Papua usia 10 tahun untuk menyembuhkan anjingnya yang sedang sakit.

Begitu melihat anjing terkapar, Kang Dul memegang jidat anjing sembari membaca mantra ala Tegal:

“Su..asu…, angger kowen arep mati, ya mati ow, Tapi angger kowen arep urip, ya waras ow..”(Njing.. anjing.., jika kamu mau mati, ya matilah, tapi jika kamu mau hidup, sembuhlah).

Beberapa hari kemudian, sang anjing sembuh. Jacobus pergi ke rumah Kang Dul dengan maksud akan mengucapkan terima kasih. Namun ternyata Kang Dul sedang sakit terbaring di ranjang.

Jacobus mencoba membalas budi dengan berusaha menyembuhkan Kang Dul dengan mantra ala Tegal yang diam-diam dia hapalkan meski tak tahu arti mantra itu.

Sembari memegang jidat Kang Dul, Jacobus mulai membaca mantra:

“Su… asu… angger kowen arep mati, ya mati ow, tp angger kowen arep urip, ya waras ow…”

Sontak Kang Dul tertawa terpingkal-pingkal jadi sembuh. 😆😆😆

PAPUASAUDARAKU #SantriGusDur

(suaraislam)