Habib Berilmu yang Rendah Hati

Di jaman kekinian banyak orang yang mengaku ustadz atau ulama padahal secara keilmuan masih dipertanyakan, serta kurang didukung akhlaq yang mulia, termasuk ada yang begitu bangga mengaku sebagai habib. Yang luar biasa, justru ada sosok habib yang tak mau dipanggil sebagai habib karena masih harus berjuang untuk menambah ilmunya.

Beliau adalah Prof. Dr. Habib Quraish Shihab, seorang ahli tafsir tingkat dunia yang pernah masuk sebagai 500 orang muslim paling berpengaruh di dunia. Desertasi pada program doktornya mendapat predikat summa cumlaude di Al Azhar. Kehabibannya mustahil diragukan karena sudah tercatat secara jelas. Tapi tawadhu’nya luar biasa.

Sebegitu tingginya ilmu seorang Quraish yang selalu pandai menjaga lisannya itu, ia pernah difitnah sebagai seorang syiah oleh Jonru Ginting, hingga para pemuja Jonru tak sedikit yang mengecapnya buruk hingga kini. Sungguh lah picik bagi orang yang belum berilmu, tapi menilai orang lain yang tak sesuai. Namun beliau begitu sabar menghadapi tuduhan tak berdasar dari Jonru, serta tidak lantas teriak- teriak mengucap penistaan ulama.

“Beliau hanya mengklarifikasi seperlunya, dan Jonru pun minta maaf seraya menghapus statusnya. Sayangnya status itu sudah menyebar dan menciptakan citra buruk”

Nampaknya Quraish ini meneladani Nabi Besar Muhammad SAW yang akhlaqnya begitu mulia, hingga tidak memanggil umatnya di zaman beliau sebagai muridku, pengikutku, budakku, pembantuku, atau pesuruhku. Tetapi memanggil mereka dengan sebutan sahabat ( أَصْحَابِي) yang seolah setara dengan diri beliau sendiri. Saking tawadhu’nya beliau SAW.

Wallahu a’lam

Sumber: FB Wahyu Sutono

(suaraislam)