Digadang sebagai Film Alumni 212 dan HTI, Ada Bendera Pemberontak Suriah di ‘HAYYA The Movie’

Viral di media sosial promosi Film Hayya yang merupakan sekuel dari film 212 The Power of Love yang dijadwalkan tayang pada 19 September 2019.

Film Hayya banyak mendapat kritik dari pegiat media sosial karena dalam film ini terdapat persandingan bendera Palestina dan bendera Pemberontak Syiria.

Hal ini diungkap oleh Jonathan Latumahina, pegiat media sosial ini mengungkapkan bahwa Hayya The Movie; Film yang digadang-gadang sebagai perjuangan anasir 212 dan HTI. Menurutnya, ada cacat pikir tatkala ada persandingan bendera Palestina dan bendera Pemberontak Syria dalam film Hayya.

Jonathan menambahkan bahwa Pemberontak Syria itu disupport Israel dan Amerika, dan mereka mainnya sama Al Qaida. Apakah ini penegasan kalo curut khilafah adalah antek Israel dan Amerika?

“Lihat bendera yang disandingkan di salah satu adegan film itu. Cek di trailer resminya https://youtu.be/tkAeHbqVM2o menit ke 1:16”, tegas Jonathan

Senada dengan Jonathan, Muhammad Zazuli berkata bahwa Film Hayya juga memiliki keanehan karena di dalamnya ada bendera pemberontak / teroris Suriah yang menunjukkan orang / kelompok di belakang film itu afiliasi politiknya kemana.

“Lagipula film Hayya ini aneh. Bicara tentang kemanusiaan tapi apa harus ke Palestina? Lha wong di negeri sendiri aja masih ada saudara kita orang Ahmadiyyah dan Syiah yang terusir dan dibantai di negeri sendiri justru oleh orang-orang yang sepaham dengan kelompok mereka”, ujar Zazuli.

Bahkan, Yusuf Muhammad mempertanyakan mengapa Anies, Gubernur DKI bersedia mengendorse film Hayya ini, padahal film ini jelas-jelas menyandingkan bendera Bendera Pemberontak Suriah Free Syrian Army (FSA).

“Ada Bendera Pemberontak Suriah Free Syrian Army (FSA) di adegan Fillm yg di endorse Anies Baswedan, kata Yusuf Muhammad

Ngeri sekali ya. Film “The Santri” yang pesannya ingin merajut persaudaraan, toleransi & perdamaian malah mau diboikot mereka. Tapi anehnya yang sono malah endorse film yang mensupport bendera pemberontak di Suriah.

Mungkin, bagi para jihader dan cheerleadernya Amerika yang ada di Indonesia menonton atau bahkan menganjurkan menonton film ‘HAYYA’ adalah wajar, karena dalam salah satu adegannya ada fragmen terpasangnya bendera Pemberontak Suriah binaan Amerika ikut meramaikan pernik filmnya, tulis akun Generasi Muda NU

(suaraislam)