Beranda Opini

Opini

Pernah suatu ketika saya bertandang di sebuah kampung di Jawa Timur yang sudah ratusan tahun usianya. Bagian barat dan bagian timur desa ini terbedakan secara sosial-agama. Apa perbedaannya? Bagian barat desa ini di belakang nama desanya ditambahi label “santren” dan yang bagian timur diimbuhi label “templek”. Penduduk bagian barat desa ini...
Keinginan umat itu terkadang bermacam-macam, ada yang ingin dipimpin oleh seorang nasionalis dari kalangan sipil, ada yang ingin dipimpin oleh seorang yang otoriter misalkan Soeharto dari kalangan militer, ada juga yang ingin dipimpin oleh sosok Ulama seperti Gus Dur. Ada yang merindukan perdamaian dengan kedewasaan demokrasi, ada yang menginginkan...
Setelah Jokowi menunjuk KH Ma’ruf Amin sebagai Cawapres ada kesan umum yang beredar yang saya tangkap: “Jokowi menari-nari mengikuti bunyi gendang lawan”. Maksudnya, Jokowi selama ini diserang oleh lawan-lawannya dengan isu agama dan SARA, kini–menurut mereka–Jokowi mengikuti permainan mereka saat pemilihan Cawapresnya. Atau ada yang beranggapan Jokowi penakut, karena...
Berikut beberapa Logika Lucu tentang Yai Makruf dipinang Jokowi : 1. Katanya Jokowi dan Kualisinya kena jebakan Bet Men. Kenapa lucu? Kalau pinangan Jokowi ke Yai Ma'ruf itu jebakan Bet Men, mengapa mereka mengadakan Ijtima' untuk menentukan Cawapres Prabowo dengan menekankan memilih Beb Salim dan UAS. Bukankah mereka ingin menganggabungkan Nasionalis...
Kata mereka Jokowi anti ulama, ketika Kiai Ma'ruf jadi cawapres, Jokowi memperalat ulama. Kata mereka UAS jangan cuma dakwah, harus mau jadi cawapres Prabowo, ketika Kiai Ma'ruf jadi cawapres Jokowi, lebih baik Kiai Ma'ruf urus dakwah. Kata mereka cawapres Prabowo harus ulama, ketika Sandi yang dipilih, kata mereka kalau ulama juga...
Demi Allah, Saya Ndak Tega! Untuk kesekian kali PKS diuji, dengan kekuasaan duniawi. Politik praktis kembali menyeret menjadikan PKS hanya bamper Prabowo untuk larut pada kontestasi 5 tahunan di negeri ini. komitmen mengusung kader sendiri menjadi bias. Lebih menyedihkan lagi "penghinaan" timses Prabowo yang mengisukan adanya kardus 500 M untuk PKS....
Pada akhirnya, semuanya akan tergantung pada niat," Inna amalu binniyat...." Apakah kita cinta ulama atau atau sekedar memanfaatkannya ? Menyalahkan sikap Ki Maruf pada kasus Ahok, rasanya kok lebay dan ini yang akhirnya membuat suara NU bingung di saat penentuan. Walaupun bagaimana, beliau Kyai Sepuh dengan nazab dari Nabi ke Sunan...
Berikut postingan Iyyas Subiakto terkait hingar-bingar  pencapresan menjelang Pilpres 2019. 'Jokowi Jangan Sampai Digergaji' Selesai tahap awal hingar bingar pencapresan kaum pemangsa kekuasaan, dengan segala manuvernya akhirnya menghasilkan capres yang dari semula kita terka. Head to head Prabowo vs Jokowi tak terhindari, bahkan strateginyapun sudah bisa ditebak. Isu SARA pastilah masih dipiara,...
Post-Islamisme senyatanya telah tenggelam dalam diskursus keislaman, khususnya di Indonesia. Istilah ini terbit kembali, setidaknya dalam dunia maya, setelah calon wakil presiden (cawapres) dari Prabowo, yaitu Sandiaga Uno disebut-sebut oleh pendukungnya sebagai santri post-Islamisme. Secara sederhana kita bisa katakan bahwa istilah ini diangkat tidak lain untuk tetap menjaga kesolidan...
Seorang pasien yang kebanyakan minum obat tanpa mendapatkan kontrol dari seorang dokter biasanya bisa terkena overdosis, atau penggunaan obat yang salah pakai tidak sesuai dengan penyakit yang diidap. Itulah kira-kira analogi orang yang berbicara masalah agama tapi tidak didasari oleh batasan-batasan standar dalam memahami agama, terutama kefatalan tafsir al-Qur’an...
Password Reset
Please enter your e-mail address. You will receive a new password via e-mail.