Barokah Aksi Bela Tauhid di Jalan

Alhamdulilah, meski secara pribadi kurang sreg dengan aksi bela Tauhid yang kini marak dilakukan di banyak jalan raya, namun penulis berusaha mencari celah positif aksi ini. Terlebih lagi, aksi bela Tauhid dilakukan pada hari Jum’at. Bagus itu..!

Sisi positifnya apa?
Begini, bagi para Nahdiyin, khususnya pengamal Tariqah, mereka punya amalan khusus memperbanyak dzikir baik personil, juga berjama’ah.
Untuk Ikhwan Tijani, pada sore hari Jum’at mereka punya amalan spesial, yakni berhailalah bersama sedikitnya seribu kali. Bahkan bisa lebih.

Hailalah adalah mengucapkan kalimat tauhid ‘La Ilaha illallah’ di Zawiyah atau di tempat-tempat khusus lainnya, dengan cara duduk bersama secara khidmat.
Berhailalah, serta dzikir berjama’ah lainnya, adalah amalan -yang kami yakini- sebagai wasilah taqarrub kepada Allah.

Toh demikian, masih ada saja pihak serta golongan tertentu yang mencibir tradisi dzikir bersama seperti ini. Bahkan ada yang sampai membid’ahkannya.

Waba’du, dengan aksi Bela Tauhid yang kini sedang marak, menjadi jawaban bagi mereka yang menentang tradisi “Dzikir Jama’ah”. Setidaknya mereka bisa insaf dan bertanya balik pada diri mereka sendiri: “Bagaimana mungkin saya akan menyalahkan tradisi mereka yang asik duduk dg khidmat untuk berdzikir dan taqarrub kepada Allah, sementara yang “dzikir” di jalan raya sambil berteriak-teriak saja kian marak”
————–

Ssasttt, bukankah kelompok yg selama ini sering membid’ahkan tradisi dzikir berjama’ah dengan duduk secara khidmat, banyak yang ikut aksi “Dzikir berjama’ah” sambil berdiri di pinggir jalan.
Lantas, masihkah mereka menganggap tradisi kami berdzikir berjamaah sebagai satu ajaran yang bid’ah???!

Sebagai penutup, berikut penulis kutipkan satu hadis:
Rasulullah SAW bersabda:
من قال: لا إله إلا الله مخلصا دخل الجنة
“Orang yg mengucapkan: La ilaha illallah dgn ikhlas, pasti masuk surga”

Catatan Hadis:
1. Mengucapkan, bukan mengibarkan.
2. Dengan ikhlas, bukan dgn marah, unjuk kekuatan, apalagi untuk politik.

-ZUS-

diambil dari FB Zulfan Syahnsyah At-Tijani

(suaraislam)