Bantah Kiai Said Dukung Duet Prabowo-Sandi, PBNU: 100 Persen Berita Hoaks

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas.

Berita yang menyebut Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, seakan mendukung pasangan capres dan cawapres duet Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 dipastikan hoaks alias informasi bohong.

“100 persen hoaks. Beritanya didaur ulang. Ditulis lagi seakan berita baru. Video lama juga diviralkan kembali, dengan narasi beraroma pilpres,” tegas Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, KH Robikin Emhas, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Menurut dia, isi berita dan video yang diviralkan tersebut merupakan peristiwa tanggal 16 Agustus 2018 lalu, ketika Prabowo dan Sandi silaturahmi ke Kantor PBNU, sebelum resmi menjadi pasangan capres dan cawapres. 

Bahkan lanjut Kiai Robikin, ada berita dan video tahun 2014 yang direreproduksi dan dipublikasikan sekarang, seakan peristiwa terkini. Cara yang sangat tidak terpuji dalam upaya meraih dukungan. Jauh dari akhlak yang diajarkan Islam.

“Sukses pemilu adalah sukses bangsa Indonesia. Mari berpartisipasi wujudkan pemilu yang bermartabat, berintegritas. Jangan gunakan hoax, hate speech dan fake news,” jelas Kiai Robikin Emhas.

Sebagai mandataris Muktamar, Ketua Umum PBNU tidak boleh kampanye. Karena itu dalam beberapa kesempatan Kiai Said Aqil memilih mendoakan suksesnya Pemilu 2019, untuk Indonesia yang lebih baik.

“Kalau mendoakan agar Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin memimpin Indonesia mendatang? Masa Kiai Said Aqil tidak boleh berdoa. Boleh dong. Bukannya berdoa merupakan ajaran Islam? Makanya Kiai Said Aqil mendoakan Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin,” tandas Robikin, mengklarifikasi berita hoaks Ketum PBNU dukung duet Prabowo-Sandi. (*)

(timesindonesia.co.id/suaraislam)