Bachtiar Nasir & Gerakan HTI di Indonesia

Lega juga mendengar kabar Bachtiar Nasir dijadikan tersangka oleh Polri.

BN ditersangkakan dalam tindak pidana pencucian uang. Uang hasil penggalangan dana aksi 411 dan 212 sebesar 3,18 miliar rupiah, ditampung di Yayasan Keadilan Untuk Semua. Uang hasil donasi mengatas-namakan GNPF MUI ini kemudian dikirimkan ke Turki.

Ada kabar, uang itu dipergunakan untuk mendanai teroris Suriah dalam rangka menjatuhkan Presiden sah, Bashar al Assad. BN memang dicurigai sejak lama terlibat dalam jaringan pemberontakan di Suriah.

Jejak tahun 2013, BN bersama ZR Рdua2nya aktivis HTI dan berada di kepengurusan MUI Рmembawa bendera pemberontak Suriah keliling Indonesia. Mereka juga mengumpulkan dana dengan tema #saveSuriah.

BN bisa dibilang adalah org paling betbahaya di gerakan HTI. Dia cerdas, licin dan jaringannya luas.

BN menguasai jaringan media televisi dan mengangkat banyak idola baru ustad televisi sebagai bagian dr gerakannya. Dia membangun kelompok “ummat” dengan membuat ormas-ormas baru sebagai kantung pencarian dananya. Dan ormas2 itu kemudian disatukannya saat ia menemukan momen penting di Pilgub DKI dgn konsep GNPF MUI.

BN yang terkenal karena pernah mempromosikan “kencing unta” sebagai minuman sehat, bisa dibilang adalah otak dari banyak gerakan berindikasi makar di republik ini. Dia menunggangi Prabowo sebagai Capres, demi membangun tujuannya untuk mendirikan negara khilafah.

Dan dari gerakan2 itu, BN juga mengumpulkan dana yang akhirnya disalurkan ke luar negeri untuk membiayai pemberontakan yang sama.

Semoga Presiden Jokowi bisa lebih tegas menghadang gerakan ini dan tidak sekedar membubarkan saja. Orang-orang ini harus ditangkap karena sudah sangat membahayakan keutuhan bangsa dan negara.

Seruput kopinya..

Sumber: FB Denny Siregar

(suaraislam)