Astaghfirullah! Ketahuan Nyebar Hoax, Twit Hidayat Nur Wahid Tiba-Tiba Hilang Entah Kemana

Kelakuan kader PKS ternyata tidak seperti PKS itu sendiri yang berbasis Islam. Banyak juga kader/caleg-nya yang perbuatannya nauzubillahiminzalik. Lebih setan daripada setan.

Hampir semua partai ada kadernya yang korupsi, tapi hanya di PKS yang ada calegnya mencabuli anak kandung sendiri, yakni Alhuda, caleg PKS dari Pasaman Barat.

Kemudian, hanya kader PKS yang pernah ketahuan nonton bokep saat sidang Paripurna DPR, yakni Arifinto.

Arifinto saat itu, (sekarang sudah almarhum) mengaku tidak sengaja menonton adegan panas dalam smartphone miliknya.

Ada pula yang gak sengajak nonton bokep. Hahaha

Bilang aja kalau doyan.

Tidak hanya mereka lho, kader/caleg PKS yang kelakuannya bertolak belakang dengan jargon partainya sendiri, yakni partai dakwah. Tapi elit-elit partainya juga menunjukkan prilaku yang tidak Islami banget.

Sebelumnya, ada Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq yang ditangkap KPK karena menerima uang suap terkait kuota impor daging sapi.

Jadilah, PKS diplesetkan ‘Partai Korupsi Sapi’ oleh netizen.

Sekarang, ada pula mantan presiden PKS yang menyebarkan hoax, yakni Hidayat Nur Wahid.

Paska debat Capres ke-4, 30 Maret 2019 yang lalu, mendadak viral foto seorang pendukung Jokowi mengenakan topi yang disematkan logo PKI.

Hidayat pun ambil kesempatan dalam kejadian itu. Ia turut menyebarkan foto itu dengan harapan citra Jokowi akan hancur sehancur-hancurnya.

–000–

Tapi ternyata, foto-foto tersebut 100% hoax. Aslinya topi yang dikenakan oleh pria itu tidak ada disematkan pin apapun. Itu merupakan rekayasa dengan aplikasi editor foto sejenis Photoshop.

Tidak hanya kader partai dakwah lho yang coba mencari kesempatan dari hoax logo PKI di topi itu, tapi ada juga Rocky Gerung yang katanya pakai ‘Akal Sehat’ ikut membuat cuitan tentang logo PKI di topi itu.

—00—

Tidak puas dengan menyebar hoax topi berlogo PKI, Hidayat lagi-lagi menyebarkan hoax yang lain.

Kali ini, berita bohong yang disebarkannya terkait berkas formulir C1 PKS Bima, NTB yang dirampok menggunakan senjata tajam.

Menurut Hidayat, perampok tersebut merusak mobil dan mengambil semua berkas formulir C1 yang dibawa oleh kader PKS Bima.

Tidak lama kemudian Hidayat langsung menghapus cuitannya itu.

Padahal cuitan tersebut diperkuat oleh media online Eramuslim lho. Yang katanya media Islam rujukan.

Ada apa gerangan? Kenapa Hidayat secepat kilat menghapus cuitannya tersebut?

Bukankah, jika itu sebuah kebenaran, Hidayat akan mempertahankannya?

Dan, ketika cuitan itu dipertahankan, maka tentu akan memberikan keuntungan tersendiri bagi PKS. Yakni masyarakat akan menaruh simpati kepada kader PKS Bima.

–000–

Ternyata eh ternyata, bukan Hidayat namanya kalau tidak mencari keuntungan lewat jalan terlarang.

Entah sengaja atau tidak, berita yang disebarkan-nya melalui akun twitter tersebut adalah berita kadaluarsa, yakni terjadi pada tahun 2014 silam. Hahaha

Mau bukti!

Dan ini linknya : https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/n3uxhb/berkas-formulir-C1-PKS-Bima-dirampok

Memang sih, apa yang disampaikan oleh Hidayat tersebut ada sumbernya. Tapi yang menjadikannya hoax di sini, cuitan Hidayat itu seolah-olah terjadi pasca Pemilu 2019.

Karena tidak terlihat, ia mengatakan hal itu terjadi pada tahun 2014 silam dalam cuitan-nya.

Jadi, orang yang belum tahu akan berita itu, pasti akan mengira bahwa cuitan Hidayat tersebut terjadi pasca Pemilu 2019 ini.

Keterlaluan lho Dayat.

–000–

Apa yang dilakukan oleh eks Cagub DKI gagal itu, jelas mendapat banyak kecaman dari netizen yang tidak pernah salah.


Namanya Hidayat Nur Wahid. Ngakunya muslim umat baginda rosull Muhammad SAW, ngakunya tapi. Sayang kelakuannya yaaa. Pahamkan tukang hoax, cuit @Rankuty1


Astaghfirullah pak. Bapak itu jadi wakil rakyat niat mau mengabdi atau berkuasa. Namanya Hidayat Nur Wahid, tapi kok ndak ada cahaya Hidayah yang nyampe ke hatimu pak yah. Atau jangan2 bapak belum diaqiqohi yah dulunya pas ngasih nama. Makanya ndak berkah, cuit @DzikroMulqi


Buat Hidayat Nur Wahid, ente harusnya sadar nama Wahid ya artinya 1, akibat pilih 2 akhirnya ente kelihatan bahlulnya kan? Kalo ane jadi ente mendingan ane sekalian masuk Kristen ajah, ga pantes ente jadi Muslim! cuit @wahyuodiwarsito


Yah, begitulah kura-kura, kelakuan bejat beberapa kader partai dakwah, yang punya program lucu tersebut, yakni pengen ngapus pajak motor dan SIM seumur hidup.

Fery Padli 

(seword/suaraislam)