Alhamdulillah, Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman Istri Alm Gus Miek

Ribuan orang mengiringi pemakaman istri Gus Miek (Foto: Andhika Dwi Saputra)

Istri almarhum Gus Miek atau KH Hamim Tohari Djazuli, yakni Bu Nyai Lilik Suyati Hamim Djazuli, wafat pada Minggu malam, setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kabar wafatnya istri Gus Miek yang juga pendiri amalan dzikir Jama’ah Mujahadah Lailiyah, Dzikrul Ghofilin, dan sema’an al-Qur’an Jantiko Mantab tersebut awalnya beredar di jejaring grup sosial seperti WhatsApp. Isinya mengabarkan bahwa istri almarhum Gus Miek wafat.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Sampun kapundut dateng ngersane Allah SAW, Nyai Miek Garwo Gus Miek. Mugi-mugi pinaringan husnul khotimah. Dumateng jamaah pecinta majelis semaan Al-Quran wa Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab, santri-santri Gus Miek, penderek jamaah setia Gus Miek dipun aturi rawuhipun dateng Ploso Kediri, Jawa Timur.”

Bu Nyai Hj Lilik Suyati Hamim Djazuli, istri Almarhum Gus Miek, dimakamkan. Pemakaman yang diiringi ribuan orang tersebut diamankan 100 personel gabungan polisi/TNI.

Dari pengamatan detikcom di lokasi, pemakaman sedianya dilakukan pukul 07.00 WIB. Sejak pukul 06.30 WiB, jenazah telah diberangkatkan ke lokasi pemakaman di Makam Aulia, Tambak, Mojo Kabupaten Kediri.

Sejak pagi, ribuan jemaah dan masyarakat telah berkumpul dan siap mengantarkan almarhumah menuju ke pemakaman. Tepat pukul 08.00 WIB, prosesi pemakaman telah selesai. Sejumlah pengasuh Ponpes Al Falah seperti KH Nurul Huda Jazuli, KH. Zainudin Jazuli, KH. Fuad Mun’im Jazuli, dan sejumlah putra Almarhum Gus Miek turut serta hadir di lokasi pemakaman.

“Jadi kita siapkan 100 anggota gabungan dari Polres Kediri Kota dan Kodim 0809, guna mengamankan jalannya prosesi pemakaman Almarhumah, karena mengantisipasi jumlah pelayat yang membeludak,” ujar Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana, Senin (7/10/2019).

Menurut Miko, 100 anggota tersebut gabungan dari TNI maupun Polri. Fungsinya anggota mengamankan dan menjaga jalannya prosesi pemakaman. Mulai dari pemberangkatan jenazah hingga di lokasi makam, mengingat jumlah pelayat sangat banyak yang mencapai ribuan.(fat/iwd)

(antara/detik/suaraislam)