Alhamdulillah! Prabowo Keluar dari Cengkraman FPI dan Ormas Terlarang HTI

Tagar ‪#03PersatuanIndonesia‪ menjadi trending topic di twitter saat ini, pertemuan Jokowi-Prabowo disambut respon positif oleh warganet. Banyak sekali komentar-komentar menarik terkait pertemuan keduanya.

Salah satunya adalah Ketua Umum Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) Haidar Alwi memberikan komentar yang cukup menarik, dia menyatakan bahwa Prabowo keluar dari cengkraman FPI dan Ormas terlarang HTI.

Sebagai anak bangsa, kita semua mengapresiasi dengan penuh suka cita pertemuan Jokowi dan Prabowo di stasiun MRT.

Kita semua tentunya tidak perlu berburuk sangka atas pertemuan tersebut dengan membuat asumsi politik dengan penuh spekulasi tanpa dasar yang jelas.

Kita semua harus mampu berpikir secara positif atas pertemuan tersebut. Dan, kita semua harus selalu berharap dengan penuh keyakinan tentang sesuatu yang baik akan terjadi bagi Indonesia.

Pertemuan antara Jokowi-Prabowo adalah signal yang bagus untuk bahu membahu membangun masa depan Indonesia. Dan, sekarang ini tidak boleh ada istilah cebong atau kampret lagi. Tidak ada lagi 01 atau 02 lagi. Tetapi, yang ada sekarang adalah 03 sila Pancasila yaitu persatuan Indonesia.

Indonesia adalah bangsa yang besar. Dan, jika rakyat Indonesia bersatu maka akan menjadi kekuatan besar yang tak terkalahkan di dunia.

Jadi, pertemuan antara Jokowi – Prabowo hari ini bukan saja awal yang baik untuk rekonsiliasi semata. Tetapi, awal yang baik juga untuk kembali merajut keberagaman dalam bingkai Pancasila.

Pertemuan tersebut secara tidak langsung telah mematahkan dugaan bahwa Prabowo di setir oleh FPI dan organisasi terlarang HTI yang kerap kali merongrong ketenangan, kedamaian serta harmonisasi keberagaman kehidupan di Indonesia. Atau, dengan kata lain Prabowo berhasil keluar dari cengkraman FPI dan organisasi terlarang HTI. (ARN)

(arrahmahnews/suaraislam)