Alhamdulillah, Masjid Kalijodo yang Dibangun Ahok Djarot Sudah Siap Diresmikan

86
Masjid Jami Al-Mubarokah di depan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta. (Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan Masjid Jami Al-Mubarokah Kalijodo, Jalan Jembatan II Barat, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (12/9). Ia merasa gembira melihat pembangunan masjid tersebut praktis sudah selesai.

Dengan begitu, Masjid Jami Al-Mubarokah Kalijodo sudah dapat diresmikan pada 3 Oktober mendatang. Dengan diresmikannya masjid tersebut, maka janjinya dengan mantan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah terpenuhi.

“Jadi janji saya dengan Pak Ahok sudah kita penuhi betul untuk membangun ini,” kata Djarot di sela-sela peninjauannya di Masjid Jami Al-Mubarokah.

Ia menceritakan, saat dilakukan penggusuran bangunan di kawasan Kalijodo, bangunan Masjid juga turut dibongkar. Namun sebelumnya, Djarot telah bertemu dengan Dewan Kemakmuran Majid (DKM) Masjid Al-Mubarokah dan menyampaikan bahwa masjid akan dipindahkan di lokasi depan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo dan akan dibangun lebih bagus dan besar dari bangunan awal.

“Ketika belum dibongkar saya sudah masuk. Saya sudah ketemu sama pengurusnya. Saya sudah janjikan akan dipindahkan ke sana. Karena waktu itu, kami menjadi jaminan bahwa masjid akan kita bangun. Kalau di sini terus tidak bagus. Lebih baik di sana,” ujarnya.

Bangunan masjid di lokasi yang baru, lanjutnya, lebih besar dan bagus dibandingkan bangunan awalnya. Bila dulu bangunan masjid luasnya tidak sampai 150 meter persegi, kini menjadi hampir 600 meter persegi di atas lahan sekitar 2.000 meter persegi.

Untuk biaya pembangunan masjid tidak menggunakan anggaran dari APBD DKI, melainkan dari kewajiban pengembang.

Rencananya, setelah bangunan masjid rampung, maka akan dibangun jembatan penyeberangan orang (JPO) untuk menghubungkan masjid dengan RPTRA Kalijodo.

“Nanti kita bangun JPO. Karena dia (Masjid) punya jamaah juga di kampung sebelah sana, di samping ada jemaah di Kalijodo,” tuturnya.

Untuk pembangunan JPO, telah dialokasikan anggaran dalam APBD DKI 2018. Pada tahun depan, Pemprov DKI merencanakan membangun beberapa JPO. Salah satunya, akan dibangun di Masjid Jami Al-Mubarokah.

“Ada anggaran beberapa JPO dalam APBD DKI 2018. Saya minta, satu JPO ditempatkan di sini, karena ini vital. Dari warga tadi minta, ada JPO karena banyak kecelakaan orang saat menyeberang di sini,” paparnya.

(beritasatucom/suaraislam)