Setelah Aksi Bakar-bakar, Presiden Mahasiswa UIR Dibully Netizen: Presiden Mahasiswa Cap Kardus!

Foto Presiden Mahasiswa UIR Hengky Primana bersama Sandiaga Uno beredar setelah aksi demonstrasi

Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR), pada Senin 11 September 2018, sangat frontal menyerang Pemerintahan Joko Widodo.

Para demonstran bahkan membakar tiruan jenazah yang disimbolkan sebagai Presiden Jokowi.

Aksi demonstrasi yang diikuti sekitar 3.000 mahasiswa UIR tersebut, dilakukan di Gedung DPRD Provinsi Riau.

Aksi yang sempat diwarnai saling dorong dengan pihak kepolisian itu, menuntut ke pemerintahan Jokowi-JK, untuk menstabilkan perekonomian bangsa, menyelamatkan demokrasi Indonesia, dan mengusut tuntas kasus korupsi PLTU Riau.

Nah, setelah aksi demonstrasi di DPRD Riaupada Senin sore tersebut, seorang pemilik akun Facebook bernama Zulfikar Mahdanie, membongkar fakta di balik demo itu.

Dalam postingan facebooknya, Zulfikar menulis tentang banyaknya surat masuk ke inbox-nya tentang aksi demonstrasi mahasiswa UIR tersebut.

“Semoga photo saat ketua senat mahasiswa UIR Hengky Primana bertemu dengan sandi uno yang saya lampirkan ini dapat menjawab motif di balik gerakan mahasiswa tersebut, photo ini seminggu sebelum rencana aksi di lakukan,” terangnya.

Zulfikar Mahdanie melampirkan berapa buah foto bukti pertemuan Ketua Senat Mahasiswa UIR Hengki Primana dengan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Foto tersebut menunjukkan sikap BEM UIR yang menyerang Pemerintahan Jokowi, sedang berpihak kepada Calon Wapres partai Oposisi, yakni Sandiaga Uno.

Kontan, setelah tersebarnya foto tersebut, sang ketua BEM Hengky Primana menjadi bulan-bulanan bullian netizen.

Sejumlah hingga saat ini, salah satu postingan milik Hengky Permana terkait aksi demo, terisi hingga 9.000-an komentar yang kebanyakan membully.

“De, kuliah aja yang bener biat nanti lulus dapat kerjaan. Jajan masih minta ortu aja pada belagu sih…” tulis salah satu netizen.

“Presiden mahasiswa cap kardus, pasukan nasi bungkus,” tulis netizen lagi.

(makassar.terkini.id/suaraislam)